Apa hubungan sampah dengan makhluk pengisap yaitu Nyamuk?

Apakah Sampah tempat berkembang biang Nyamuk?

Apakah Sampah Menjadi Indikator tempat penyakit?

Apakah Karena Sampah jadi Banyak Nyamuk?

Apakah Nyamuk menyebabkan penyakit Malaria?

Apakah sampah menyebabkan penyakit Malaria?

Kalimat pertanyaan yang bisa dijawab pada diri kita pribadi, kenyataanya Nyamuk adalah penghantar penyakit apalagi Malaria. Dimana nyamuk bertempat tinggal? Dibawah rumah? Disamping rumah? Perkarangan rumah? di Pasar? di Sungai? atau di Bak mandi? pasti kita mengetahui jawabannya.

Tepat Hari Ini 25 April 2018 menjadikan peringatan Hari Malaria Sedunia. Ada apa dengan Malaria faktanya penyakit ini dihantarkan oleh nyamuk Anopheles apabila terdampak penyakit malaria dapat mempercepat usia kita (mati) di Indonesia kasus penyakit ini sering terjadi baik itu di kampung pedalaman bahkan di kampung maju, ternyata sebab dan akibatnya adalah dari kita sendiri yang tidak sadar akan lingkungan terutama sampah.
Kita telah lupa sampah yang kita hasilkan tiap hari ternyata membantu nyamuk untuk cepat berkembang biak terutama apabila lingkungan menjadi kotor. Hal ini lah yang harus kita sadari ternyata sampah adalah masalah kita yang tidak kita sadari tertnyata sampah pun bisa membunuh kita. Perlunya pengetahuan cara pengelolaan atau pemilahan sampah secara bijak dimana tempat menampung, atau membuang yang benar-benar cocok. Apabila ini kita telah mengetahui artinya kita pun telah berupaya untuk menghindari penyakit, untuk apa kita mencari penyakit? mending hidup sehat? #katanya #kalaumau #tidakbenar.

 

Saatnya mulai inilah kita harus merubah kebiasaan hidup kita yang baru dari mengurangi produksi konsumsi (secukupnya), memilah sampah rumah tangga, menggunakan barang apabila masih bisa digunakan kemudian apabila rusak jangan langsung dibuang, coba lah untuk memperbaiki terlebih dahulu dan upaya terakhir adalah hasil residu sampah jangan dibuang sembarangan tetapi carilah tempatnya, inilah langkah upaya kita untuk terhidar dari penyakit.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *