Kolaborator

INISIATOR

KAKI Kota Banjarmasin

KAKI Kota Banjarmasin (Kampung Kita Kota Banjarmasin Urban Creative Space) merupakan gerakan yang mencoba memfasilitasi segala informasi, ide dan harapan yang dibentuk serta diharapkan oleh warga. Merupakan organisasi yang berbasis di kota Banjarmasin di Indonesia dengan keahlian dalam pengumpulan pengetahuan kota dan partisipasi warga dalam perancangan dan pengembangan kota. KAKI Kota Banjarmasin menginisiasi kegiatan platform yang disebut “Nyawa Sungai”. NYAWA SUNGAI merupakan wadah kolaborasi bagi seluruh warga Kota Banjarmasin untuk mengeksplor pengetahuan kota dari berbagai prespestif dan bidang. Hasil eksplorasi pengetahuan akan disebarluaskan melalui rangkaian acara festival.

Rujak Center for Urban Studies

By sustainability RCUS means not only surviving climate change and other ecological disasters, but also solving other urban problems that have predated our awareness about ecological issues. Nevertheless, we do believe that the awareness about ecology and new production of knowledge that it has sparked have created a new perspective and opportunities for conceptualising our actions differently to solve those other outstanding urban problems such as poverty, justice, equity, pluralism, inclusivity, etc. Indeed, they make possible a new way of forming cities. However, it is also realised that much more new research and knowledge are needed to change many things.

RCUS wishes to focus on cities as human territories that amalgamate most, if not all, of contemporary and future human problems. In 2007 the world has passed the irreversible 50% urbanisation rate, due mostly to the highest rates in cities of developing countries. RCUS also looks at cities as inseparable to regions with all, different rates of urbanisation. RCUS is looking out to the whole SouthEast Asia and beyond, while based firmly in Indonesia.

RCUS is shaped by the different experiences and backgrounds of its co-founders who have been doing a multitude of research, capacity building and policy advocacy in more than three decades. They have some professional working experiences in the fields of good governance, arts and culture, heritage, development strategy, and post-disaster reconstruction.

As we learn also by doing we realise that changes require designed steps, bigger magnitude and collaboration, long-term commitments, perseverance, and hence serious organising. We wish to combine research, capacity building and policy advocacy to make our efforts more effective.

DIDUKUNG

Kedutaan Denmark

Kedutaan Besar Kerajaan Denmark untuk Republik Indonesia merupakan lembaga resmi perwakilan Kerajaan Denmark di Indonesia.

Pemerintah Kota Banjarmasin

Pemerintah Kota Banjarmasin adalah lembaga pemerintah ditingkat Kota. Banjarmasin sendiri merupakan Ibukota dari Provinsi Kalimantan Selatan.

KOLABORATOR

Kreasi Sungai Putat

KSP: Berawal dari diskusi kecil wargatentang parit sungai putat dari tahun ketahun kwalitasnya yang semakin menurun baik itu kwalitas air, parit penuh dengan sampah dan pendangkalan paret. Beberapa pemuda parit sungai putat mencoba menginisiasi dan menindak lanjuti hasil diskusi kecil itu berupa rembug dengan tokoh, rt / rw yang akhirnya menhasilkan kesepakan bersama pemasangan jaring penghalau sampah. Setelah pemasangan jaring penghalau sampah ini terlaksana ada perubahan yang signifikan terkait kwalitas air yang awalnya bau dan tak layak pakai menjadi lebih baik dan layak pakai baik untuk mandi, mencuci, tempat anak-anak berenang dll. Namun kemudian hari ada permasalah baru yang muncul terkait sampah yang terjaring dan menumpuk siapa yang mengangkut dan membawanya ke TPS. Dari persoalan ini muncul pemikiran pemuda paret sungai putat tentang pola pendampigan yang telah dilakukan ternyata tidak bisa mengurai masalah sampai akar rumput dan harus merubah metode serta paradigma gerakan yang pada akhirnya menjadi cikal bakal lahirnya kreasi sungai putat (KSP).

JC. Heldiansyah

Arsitek & Dosen Pengajar di Program Studi Arsitektur Unlam.Memiliki latar Belakang Pendidikan Arsitektur (S1 Arsitektur Unlam)dan (S2 Arsitektur UGM).Dari Latar Belakang tersebut bidang keahlian yang dimiliki yaitu Bidang Arsitektur, Urban Design,dan Bangunan Cagar Budaya. Selain mengajar di dalam kampus, juga memiliki minat untuk membagi pengetahuan ke masyarakat secara luas, yaitu dengan menginisiasi kegiatan Sketsa Urban yang saat ini menjadi Sebuah Komunitas Sketsa Urban pertama di Kalimantan Selatan, Sketsa Banjar.

Lab Tanya

Kami adalah sekelompok arsitek muda, yang mencoba mencari jawaban atas berbagai pertanyaan dalam kehidupan.

Mansyur, S.Pd, M.Hum

Mansyur, seorang dosen pengajar di Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat sejak tahun 2009. Aktif di Pusat Kajian Budaya dan Sejarah Banjar (PKS-BSB) Universitas Lambung Mangkurat sebagai sekretaris dan peneliti. Kemudian ketua dan peneliti di Lembaga Kajian Sejarah, Sosial dan Budaya (LKS2B) Kalimantan, peneliti dan penasehat di Komunitas Historia Indonesia (KHI) Kalimantan Selatan.

Ira Mentayani

Penggiat dan pembelajar kehidupan, koordinator Pusat Studi Pembangunan Permukiman LPPM-UNLAM dan staff pengajar pada Prodi Arsitektur, FT-Unlam. Konsen terhadap riset arsitektur dan permukiman tepian sungai dan pecinta seluruh momen budaya kehidupan sungai. Rekam jejaknya terpetakan pada peningkatan peran permukiman dan pelestarian sungai baik sebagai narasumber dan tenaga ahli maupun kiprahnya sebagai Srikandi Sungai Indonesia Kal-Sel.

Irwan Yudha Hadinata

Irwan Yudha Hadinata merupakan staft pengajar di lingkungan Prodi. Arsitektur ULM yang berfokus terhadap urban-cultural waterfront sebagai spesifikasi keilmuan yang dikembangkan. Perhatiannya terhadap penggabungan budaya dan riset arsitektur menjadikannya mendapatkan 5 penghargaan Internasional secara berturut-turut (2011 s/d 2016) dalam futurarc prize dengan cakupan asia pasific. Adapun beberapa penghargaan dalam skala nasional seperti juarakompetisi pedestrian malioboro yg desainnya saat ini sudah dikembangkan dan dikerjakan. Dalam perhatiannya terhadap Kota Banjarmasin, IYH juga terlibat dalam ragam penelitian seperti tipomorfologi Kota Bjm, Transformasi Kota Bjm, Sempadan Sungai Kota Bjm, yg kesemuanya berpayung kepada konsep Interdependensi yg dianggap dapat mengurai terkait permasalahan spasial kota banjarmasin.

Asosiasi Nanang Galuh Banjarmasin

Merupakan organisasi perkumpulan duta wisata kota Banjarmasin yang bergerak dalam pengembangan potensi pariwisata kota

Pusat Kajian Kebudayaan Banjar

Pusat Kajian Kebudayaan Banjar (PKKB) Kalimantan Selatan; sebuah lembaga nirlaba yang mendedikasikan pada kajian-kajian tentang kebudayaan Banjar. Awalnya bernama Forum Kajian Kebudayaan Banjar (FKKB) yang didirikan pada 2004 lalu oleh Prof DR Djantera Kawi, Drs Jarkasi dan Taufik Arbain, M.Si dengan menerbitkan beberapa buah buku tentang adat tradisi Banjar serta diskursus kebudayaan. Akhir Mei 2013, FKKB berganti nama menjadi Pusat Kajian Kebudayaan Banjar dengan kepengurusan baru. PKKB mendistribusikan hasil kajian dan pemikiran pada website dan jejaring sosial lainnya, kemudian merambah dalam bentuk tangible berupa majalah dwi bulanan yang diberi nama SARUNAI. Dengan motto “Merawat Adat, Mengekalkan Tradisi, Menembus Zaman” memiliki jaringan dengan tim yang ada di Sumatera dan Malaysia serta beberapa daerah lain sebagai perwakilan dalam upaya meneguhkan adat tradisi dan identitas Budaya Banjar.

 Aku Suka Sasirangan Warna Alam (ASSALAM)

Berdasarkan hasil konferensi di Genava 1995 yang melarang penggunaan Zat Pewarna Sintetis Gugus AZO pada tekstil dan produk tekstil, maka dalam hal ini Muhammad Redho membangun usaha dengan nama ASSALAM (Aku Suka Sasirangan warnA aLAM) sejak 2009 yang tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis semata, tetapi lebih memperhatikan aspek masa depan yang berwawasan lingkungan dan pelestarian nilai-nilai budaya Banjar, guna mengajak masyarakat untuk lebih mencintai lingkungan dan kebudayaan Banjar melalui kampanye Aku Suka Sasirangan warnA aLAM.

RDS Photography

RDS Photography merupakan singkatan nama dari Rahmawati Dewi Safitri yang lahir pada tanggal 21 April 1993. Wanita ini mulai menyukai photography sejak tahun 2010 dan mulai menggelutinya ditahun 2011 hingga sekarang. Sering memotret dunia panggung kesenian hingga akhirnya ia pun tertarik untuk keluar dari zona seni dan akhirnya sekarang ikut berkolaborasi dalam Festival Nyawa Sungai Masa Depan

KOTAKU

Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) mendukung Pemerintah Daerah sebagai pelaku utama penanganan permukiman kumuh dalam mewujudkan permukiman layak huni diantaranya melalui revitalisasi peran Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). KOTAKU bermaksud untuk membangun sistem yang terpadu untuk penanganan permukiman kumuh, dimana pemerintah daerah memimpin dan berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam perencanaan maupun implementasinya, serta mengedepankan partisipasi masyarakat. KOTAKU diharapkan menjadi “platform kolaborasi” yang mendukung penanganan permukiman kumuh.

Sketsa Banjar

Sketsabanjar adalah Sebuah Komunitas yang pada mulanya wadah para sketsawan di Prodi Arsitektur Unlam untuk melakukan kegiatan “sketchunting”. Platform Sketsabanjar adalah instagram. Media ini dipilih sebab memiliki keunggulan visual dibandingkan dengan media lain. Diinisiasi dalam sekian kali kegiatan sketch hunting semenjak 2013, komunitas live drawing sivitas akademik Prodi Arsitektur Unlam ini mulai menemukan bentuknya dalam nama Sketsa Banjar. Didefinisikan dalam IG dengan tagline “visualisasi Kalsel dalam sketsa”, SB membatasi dirinya dalam sketsa-sketsa tentang Banjar. Latar keilmuan arsitektur para pelaku SB secara alamiah memunculkan karakter objek-objek sketsa yg bersifat arsitektur dan perkotaan.

Program Studi Arsitektur Universitas Lambung Mangkurat

Program Studi Arsitektur adalah salah satu program studi yang ada di Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat yang didirikan dengan VISI: Menjadi Program Studi Arsitektur yang berkualitas dan otoritasnya diakui dengan keunggulan dan penciri pada karakter lingkungan lahan basah serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional. MISI yang di usung adalah: 1. kegiatan pengajaran yang berkualitas, khususnya kualitas materi dan metode penyampaian. 2. Memperkuat kerjasama untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian secara umum dan sesuai dengan topik dan permasalahan di lingkungan lahan basah. 3. Memperkuat kapasitas institusi dalam menyelenggarakan tridharma melalui pemanfaatan TIK sebagai tulang punggung kegiatan akademik. 4. Membagun jejaring informasi dan komunikasi untuk memperkuat kontribusi Program Studi dalam pembangunan di daeran dan di tingkat nasional. Tagline Prodi Arsitektur Unlam adalah “berkontribusi bagi pembangunan daerah”.

Pusat Studi Pembangunan Permukiman Perkotaan Universitas Lambung Mangkurat

Merupakan pusat studi pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Lambung Mangkurat. Dengan visi dapat menghasilkan penemuan-penemuan di bidang permukiman dan perkotaan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, serta misi menyelenggarakan dan menjalin kerjasama dengan instansi dan lembaga lainnya untuk mendiseminasikan dan mengaplikasikan hasil kajian tersebut dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pusat studi ini baru di bentuk akhir tahun 2016, dengan koordinator DR. Ira Mentayani, ST., MT.

Hajriansyah

kuliah di jurusan Seni Lukis MSD (modern school of design) Yogyakarta, program studi Seni Lukis ISI (institut seni indonesia) Yogyakarta, program studi Pendidikan Seni Rupa UST (unisversitas sarjanawiyata tamansiswa) Yogyakarta, dan pascasarjana UIN Antasari Banjarmasin dengan tesis kajian Estetika Sufi. Menjadi juri lomba lukis dan kaligrafi dalam beberapa kegiatan di Banjarmasin, Pelaihari dan Palangkaraya. Pameran tunggal dan bersama di Banjarmasin, Amuntai, Kapuas, Yogyakarta, Jakarta, Bali. Kini mengajar mata kuliah Seni Rupa dan Apresiasi Seni Rupa di STKIP Banjarmasin. Selain melukis ia juga menulis esai, puisi dan cerpen. Kumpulan esainya yang telah terbit Jeda Kebuau, berisi catatan (kolom mingguan) kebudayaan yang pernah diterbitkan di Media Kalimantan. Hajri juga menulis esai artikel dan catatan kuratorial beberapa pameran lukisan di Yogyakarta dan Banjarmasin.

 

Kota Tanpa Sampah

Kota Tanpa Sampah adalah gagasan sekaligus gerakan menuju masa depan lestari, di mana sistem serta kultur konsumsi (dan produksi)-nya selaras dengan nalar alam dengan siklus melingkarnya yang tidak putus.

Sampah dipahami sebagai (1) sisa konsumsi yang tidak memiliki siklus peristiwa berikutnya, (2) produk yang boros sumber daya di keseluruhan rantai siklusnya, serta (3) produk yang rantai siklusnya pendek dan (ter)putus.

Sampah dilihat bukan sebagai pokok persoalan tapi lebih sebagai indikator dalam peristiwa di setiap rantai siklus: pintu depan (pra-konsumsi), pintu tengah (konsumsi), dan pintu belakang (paska-konsumsi).

Pintu depan, pintu tengah, serta pintu belakang dilihat bukan saja sebagai penanda peristiwa tapi juga bagian dari strategi kunci dalam mengelola siklus peristiwa konsumsi sehingga tidak menimbulkan sampah dengan prinsip kunci: konsumsi yang seperlunya dengan seminimal mungkin gunakan sumber daya (to consume less) serta seminimal mungkin/ tanpa menghasilkan limbah (to waste less or zero waste).

Kota dibayangkan sebagai rumah besar di mana demi kelestariannya penting untuk melibatkan semua penghuni/pemiliknya dalam mengelola & merawatnya bersama, di setiap aspek serta rantai siklus peristiwa konsumsinya.

Environment Studies Collaboration

Jejaring kolaborasi peneliti independen dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia yang fokus terhadap kajian lingkungan dari perspektif lintas disipliner

Pusperkim UGM

Merupakan unit lab dari departemen arsitektur dan perencanaan UGM yg berkonsentrasi kepada “keberlanjutan habitat yg diupayakan melalui rekayasa ” atau tag linenya sustainable habitat engineering laboratory, salah satu divisi riset unggulan pusperkim adalah divisi archipelascape yg memuat seluruh riset tentang waterfront (laut,sungai, danau, rawa). Divisi ini di ketuai oleh Irwan Yudha Hadinata sebagai peneliti senior bidang waterfront. Output divisi archipelascape ini berupa dokumen riset-desain seperti , model rumah nelayan terpadu, model hunian tepi air vertikal, cityblock waterfront dan kajian sejenis yg terkait hunian dan waterfront.

Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Fakultas Teknik UM Banjarmasin merupakan bagian dari Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, akultas Teknik memiliki visi yaitu, Menjadi Fakultas Teknik Terkemuka, Unggul dengan Berlandaskan pada Nilai-nilai Pembangunan Berkelanjutan dalam Bidang Keteknikan sertaBerkarakter Islam yang Berkemajuan di Kalimantan tahun 2025. Fakultas Teknik UM Banjarmasin didalamnya terhimpun 4 (empat) program studi, yaitu Program Studi Arsitektur, Program Studi Teknik Sipil, Program Studi Informatika dan Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Saat ini Fakultas Teknik UM Banjarmasin memilik 24 orang tenaga dosen yang merupakan lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi baik di dalam maupun dari luar negeri. Program studi yang berhimpun dalam Fakultas Teknik UM Banjarmasin juga aktif dalam melakukan kajian serta pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan Banua dan Indonesia.

Green Visioneers

Green Visioneer adalah kelompok orang yang mempunyai keinginan untuk pandangan positif dan berkomitmen terhadap sustainability, mau dan punya waktu untuk berberbagi pengalaman menjaga dan mengkonservasi sumberdaya hayati. Senang dan punya hobby untuk beraktivitas dan belajar di alam terbuka. Green Visioneer bertujuan untuk bersama-sama berbagi pengalaman berpartisipasi mengkonservasi sumberdaya hayati.

Forum Sineas Banua

Forum Sineas Banua merupakan